MobilKu sayang MobilKu Jualan Efek Perkembangan Telekomunikasi

12

MObil Jualan kartu InternetMobil Ku sayang Mobil Ku Jualan – Agak bingung sih mau buat judul apaan, yang pasti kali ini ingin membahas sebuah fenomena yang terjadi beberapa tahun belakangan ini. Mungkin kita sudah biasa melihat mpbil-mobil bagus berkeliling untuk jalan-jalan ke tempat wisata. Nah bagaimana jika saat ini mobil-mobil pribadi dipakai untuk jualan? Hmm,, kalau mobil box dan truk biasa sih dipakai jualan ataupun mengangkut barang-barang.. Tapii,, kalau mobil pribadi jarang deh. Ini dia, kota medan punya cerita lain tentang Mobil Pribadi, sudah tahu belum??

Buat yang tinggal di Medan, tidak asing lagi melihat mobi-mobil pribadi berjejer dijalanan untuk berjualan. Kamu,,kamu semua tahu enggak, apa sih yang dijual dalam mobil itu? Yuupp, yang dijual adalah kartu-kartu seluler dari berbagai provider yang ada di Indonesia. Kalau saya pribadi, biasa lihat di depan Kampus USU dan di Jalan Kapten Muslim tepatnya seberang plaza Millenium Medan. Mungkin ada banyak alasan mengapa mereka berjualan kartu-kartu seluler hanya didalam mobil dan tidak di Toko saja.

Ibarat Jamur, ketika ide satu berhasil, maka akan banyak orang yang mengikuti Ide tersebut. Lihat saja contohnya tadi, mungkin 2 tahun yang lalu masih 1 atau 2 mobil saja yang terlihat berjualan kartu-kartu seluler di Mobil. Bagaimana dengan yang kita lihat saat ini? ada sampe 10 mobil berjejer dalam satu kawasan untuk jualan. Maraknya yang berjualan kartu-kartu selular khususnya kartu internet, dipicu oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih. Perkembangan gadget seperti handphone dan Tablet yang telah menggunakan sistem operasi Android, sehingga pengguna harus memakai kartu Internet atau kartu yang memikili Kouta data untuk dapat menggunakan gadget-gadget tersebut.Mobil Jualan kartu Internet

Kembali membahas mobil-mobil yang berjualan, sisi positif dari kehadiran mereka yaitu semakin mudahnya kita mencari dan membeli kartu internet tanpa harus ke toko ponsel, apalagi untuk kawasan kampus seperti USU. Untuk harga sih relatif sama dengan yang di toko-toko juga kalau sekarang ini, karena persaingan harga jadi mau gak mau harga penjualan minimal harus sama yang dijual dijalanan dengan yang di toko. Sisi negatifnya tentu menggangu ketertiban jalan.

Alasan lain kenapa lebih banyak yang menjual kartu internet di Mobil-mobil dibandingkan membuka sebuah toko diantaranya yaitu Modal lebih kecil, karena mobilnya bisa saja milik sendiri atau sewa ataupun pinjam punya saudara atau tetangga. 😀 selain itu, membuka toko berupa ruko atau rumah banyak aturan yang harus dipenuhi, seperti Izin berjualan, pajak bangunan, sewa ruko dan lainnya. Sedangkan berjualan kartu internet di Mobil simple aja, cukup punya mobil, modal belanja kartu-kartunya, cari lapak, sudah jualan deh,, 🙂

Ribetnya mungkin cuma satu buat yang berjualan kartu Internet di Mobil-mobil seperti yang saya lihat di depan kampus USU, yaitu saat Satpol PP melakukan Razia. Ketika Satpol PP datang mereka yang berjualan di Mobil akan menutup lapak dan langsung tancap gas perti dari TKP, nah, disitu saya kadang merasa sedih melihat mereka yang jualan pergi bersama dengan pedagang lainnya, seperti pedangan makanan dan minuman disekitar kampus USU tersebut. Karena sudah jelas di sebuah spanduk, bertuliskan dilarang berjualan. Seperti biasa pula setelah Satpol PP sudah tiada, Mereka kembali lagi berjualan disitu,  Yahhh, namanya juga jualan, kalau lokasinya sudah enak dan cocok serta ramai, Dibersihkan gimana pun, pasti akan datang lagi.

Maraknya yang berjualan kartu internet di Mobil, tentunya karena perkembangan gadget yang semakin laris manis dibeli dan tentunya mendukung penjualan kartu internet yang semakin meluas. Selain Perkembangan teknologi yang semakin canggih maka perkembangan di bidang telekomonikasi juga ikut berkembang. Sebab, secanggih apapun gadget yang kita punya, tidak didukung perkembangan telkomunikasi sama saja bohong, bukan? coba aja, gadget canggih dan keren, tapi sinyak kartu internetnya hilang timbul, terus internetan jadi lemot sangat. Kalau sudah begini siapa yang harus disalahkan?

Jika beberapa tahun yang lalu, beberapa provider berkampanye tentang kecanggihan teknologi 3,5 G, mungkin saat ini sudah tidak lagi ramai didengar, karena 2015 ini sudah zamannya 4G LTE. Nah, apakah kalian tahu apa itu? ini tidak sedang bicarakan makanan ya,, Mungkin kalian yang baca ini sedang lapar.. :D. Jadi, 4G LTE (Fourth Generation/ Long Term Evolution ) adalah pengembangan jaringan selular yang menyediakan kecepatan data jauh lebih cepat dibandingkan dengan teknologi 3G. Amerika dan Inggris telah menggunakan teknologi 4G ini sejak Oktober 2012.

Terus, di Indonesia sendiri, kapan teknologi 4G dapat dirasakan?? tenang-tenang,,Buat kita yang tinggal di kota Medan, harus merasa beruntung telah mendapatkan teknologi masa depan ini, karena XL pada 19 Desember 2014 telah secara resmi meluncurkan teknologi 4G LTE untuk masyarakat kota Medan. Teknologi 4G LTE XL adalah pertama hadir di kota Medan. Teknologi 4G LTE diklaim dapat mencapai kecepatan hingga 100 Mbps. Kecengggg benerrr,, download film bisa hitungan menit saja nih, dan Streaming Video pasti lancar Jaya. Layanan Internet 4G LTE diyakini 15 kali lebih cepat dibandingkan teknologi 3G. Hingga saat ini, XL juga telah melakukan modernisasi seluruh jaringannya dan telah tuntas. Dengan demikian, jaringan XL telah siap dipergunakan untuk mengimplementasikan layanan Hotrod 4G-LTE.

Dampak perkembangan telekomunikasi ini, tentunya membuat harga-harga kartu internet bersaing, banyak yang murah, namun tidak sesuai harapan untuk jaringannya, Yang mahal juga belum tentu menjamin, Untuk itu pembeli harus bisa menyesuaikan jaringan internetnya dimana ia tinggal, namun XL dirasa sudah cukup merata dan stabil untuk jaringan internetnya. Kembali membahas judul diatasa yaitu MobilKu sayang MobilKu Jualan. Untuk membeli kartu Internet di Mobil-mobil ini, kita harus jeli untuk melihat naik turunnya harga Kartu tersebut. Sebab banyak harga promo yang mereka tulis, terkadang tidak sesuai ketika kita hendak membelinya. Alasannya simple, harga sudah naik, mas/bro/kak. Hmm,, jadi jangan cuma liat harga promo yang dipajang para pedagang kartu tersebut, sebaiknya tanya saja dulu harganya baru dibeli jika dirasa cocok dihati. 🙂

Berbicara tentang Toko ponsel, ada keuntungan tersendiri, dimana toko tersebut bisa di branding habis oleh salah satu provider telekomunikasi, dan tentunya akan mendapat beberapa keuntungan serta fasilitas buat toko yang di branding. Contohnya nih, sebuah toko yang berada di Jl.Dr Mansyur yang telah di branding oleh XL. Toko ini juga tidak pernah sepi dari para pembelinya.Toko Ponsel XL

Bicara toko ponsel ada yang di branding, kira-kira mobil-mobil yang berjualan kartu internet ini, suatu saat ikutan di branding enggak ya? sampai saat ini saya belum melihat mobil-mobil yang berjualan tersebut di branding, seperti mobil XL ini. hehehehhe :D. Tapi ini mobilnya masih yang 3G+

Mobil XL
Mobil Xl bertuliskan Hotrod 3G+ terparkir di Ruko Plaza Millenium

Mungkin sebentar lagi buat meminimalisir lapak berjualan, mobil-mobil ini akan beralih ke sepeda motor buat jualan, lebih cepat kesana kemari, Simple, dan bahkan mungkin nanti saya ikutan jualan. Nah Loh,,.. :D, Mungkin ini saja cerita singkat saya tentang MobilKu sayang MobilKu Jualan Efek Perkembangan Telekomunikasi. Semoga bermanfaat.. 🙂

12 COMMENTS

  1. mungkin saking banyaknya saya sampai bingung mau pilih yang mana ni gan…..tu lihat di atas udah pake mobil lagi jualannya…gimana nggak semakin marak coba, jangkauannya semakin luas kalau jualan pake mobil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.